Legenda Gunung Rinjani Lengkap Dengan Asal Mula Nama Rinjani

Legenda Gunung Rinjani
Legenda Gunung Rinjani Lengkap Dengan Asal Mula Nama Rinjani

Legenda dan Asal Usul Nama Gunung Rinjani Yang Harus Diketahui | Cerita Pendaki - Gunung Rinjani diketahui lantaran alamnya yang menarik mata. Nama yang indah memang sebanding dengan panorama alamnya yang menakjubkan. Kecantikan Gunung Rinjani tidak terlepas dari Legenda Dewi Anjani yang dipercayai sebagai penguasa Gunung Rinjani. Siapakah Dewi Anjani dan apa kaitannya dengan Gunung Rinjani?

Legenda Dewi Anjani
Legenda Dewi Anjani
Legenda Dewi Anjani

Salah satunya legenda Dewi Anjani menurut cerita rakyat Lombok, Dewi Anjani ialah anak dari Resi Gotama dan Dewi Windradi. Ia memiliki dua saudara yakni Guwarsa (Subali) dan Guwa Resi (Sugriwa). Jalinan cinta gelap dari Dewi Windradi dan Bhatara Surya membuat Bhatara Surya memberi pusaka kedewataan Cupumanik Astagina pada Dewi Windradi dengan persyaratan jangan diperlihatkan pada siapa saja meskipun anaknya sendiri.

Karena rasa sayang yang demikian besar, Dewi Windradi memberi pusaka Cupumanik ke Dewi Anjani. Dewi Anjani terpergok ke-2 saudaranya saat coba pusaka itu, sampai terjadi kerusuhan. Karena kekeliruan kecil dari Dewi Anjani, jalinan Dewi Windradi pun dibongkar.

Resi Gotama yang geram menyumpah Dwi Windradi jadi batu dan melempar pusaka sakti ke udara yang diperebutkan ke-3 anaknya. Cupu itu terbelah jadi dua dan jadi telaga. Mereka bertiga yang sentuh telaga itu langsung dikutuk jadi kera. Resi Gotama pun memerintahkan mereka untuk bertapa untuk membayar dosa.

Satu saat Batara Guru melalui Telaga Madirda, Dieng - tempat Dewi Anjani bertapa. Menyaksikannya kurus kering, dilemparnya dedaunan sinom di pangkuan Dewi Anjani. Dewi Anjani mengkonsumsinya dan karena daun itu, dia segera hamil. Bayi yang dilahirkan berbentuk kera putih yang dinamakan Hanoman.

Cerita rakyat Lombok itu tidak dipahami dengan jelas bagaimana jalinan cinta Dewi Anjani dengan Gunung Rinjani. Legenda Dewi Anjani malah rekat hubungannya dengan Telaga Madirda di Daratan Tinggi Dieng.

Asal Mula Nama Gunung Rinjani

Asal mula Gunung Rinjani yang terpopuler ialah cerita Datu Tuan. Kabarnya dulu di dekat Pelabuhan Lembar ada Kerajaan Tuan yang dipegang Raja namanya Datu Tuan bersama permaisurinya Dewi Mas. Walau kerajaannya makmur, raja kerap berduka karena umur makin tua belum memiliki anak. Satu hari raja meminta pada istrinya untuk menikah kembali supaya mereka dapat mempunyai anak ahli waris kerajaan. Sesudah permaisuri sepakat, raja mempersunting seorang gadis namanya Sunggar Tutul.

Semenjak itu perhatian raja pada Dewi Mas menyusut. Kesabaran Dewi Mas memperoleh balasan dari Yang Maha Kuasa, ia pada akhirnya mengandung. Berita ini mengagetkan Sunggar Tutul hingga ia berencana memprovokasi untuk Dewi Mas dengan menjelaskan jika anak yang dikandung dari hasil jalinan gelap dengan Lok Deos. Raja yang murka selekasnya menyingkirkan Dewi Mas dari istana.

Dewi Mas dan pendampingnya membuat permukiman dalam suatu gili. Dalam satu hari hadirlah nahkoda yang merapat ke gili dan mendapati Dewi Mas. Sesudah menceritakan, Dewi Mas minta nahkoda mengantarkannya ke Bali. Pada akhirnya Dewi Mas dan penganutnya membuat permukiman baru di Bali.

Dewi Mas melahirkan dua anak kembar dengan keajaiban. Seorang bayi lelaki lahir dengan sebilah keris, dinamakan Raden Nuna Putra Janjak. Sedang bayi wanita lahir dengan anak panah, dinamakan Dewi Rinjani.

Semakin dewasa, Dewi Mas bercerita ke-2 anaknya. Ketahui jika ayahnya sudah menyingkirkan ibunya, Raden Nuna Putra Janjak benar-benar geram dan bersama pendampingnya melaut ke Lombok. Sampainya di istana, terjadi kerusuhan di antara Raden Nuna Putra Janjak dengan penjaga. Dengan keris pada tangannya, Raden Nuna benar-benar sakti sampai Datu Tuan harus turun tangan.

Saat mereka bertanding, kedengar suara dari langit yang menjelaskan jika Raden Nuna ialah anak kandungnya. Datu Tuan menangis dan menyesal, selanjutnya selekasnya jemput permaisuri ke Bali.

Pada akhirnya mereka balik ke istana, tanpa sakit hati dengan Sunggar Tutul dan hidup nyaman. Datu Tuan memberikan tahta kerajaan ke Raden Nuna Putra Janjak. Selanjutnya, Datu Tuan menyepi di gunung disertai Dewi Rinjani. Di puncak gunung itu mereka bersemedi dan Dewi Rinjani diangkat oleh beberapa jin untuk jadi ratu. Mulai sejak itu gunung paling tinggi di pulau Lombok itu diberi nama Gunung Rinjani.

Versi Lain Asal Mula Nama Gunung Rinjani

Menurut cerita yang tersebar dalam masyarakat, terhitung pencinta alam dan pendaki gunung, ada tiga versi mengapa gunung paling tinggi di Nusa Tenggara itu diberi nama Rinjani, yakni :

  • Rinjani berawal dari bahasa jawa kuno 'Rinjan' yang bermakna 'Tuhan'.
  • Rinjani diambil dari nama Dewi Rinjani yang mengantarkan Datu Tuan bertapa di atas gunung.
  • Rinjani didasari cerita Putri Anjani sebagai jalinan cinta dengan pria miskin tetapi tidak disetujui ayahnya, sampai pada akhirnya ia kabur habiskan sisa hidup di atas gunung. Beberapa jin mengusungnya jadi ratu kerajaan mereka dan dinamakanlah gunung itu Rinjani. Tetapi, tidak jelas asal mula atau legenda mengenai Putri Anjani ini.

Misteri Gunung Rinjani

Gunung Rinjani sebagai lambang keramat untuk suku Sasak dan suku Bali. Gunung yang indah ini dikenali sebagai tempat Dewi Rinjani yang menurut legenda sudah jadi ratu jin, ada bermacam misteri yang turut memberi warna kemegahan Gunung Rinjani. Legenda, mitos dan larangan di Gunung Rinjani pun telah berkembang  jadi keyakinan secara turun temurun.

1. Dewi Anjani

Gunung Rinjani kuat hubungannya dengan figur Dewi Anjani. Warga yakini jika Dewi Anjani berparas cantik, tercipta dari perkawinan manusia Sasak dengan Jin dan masih turunan Raja Selaparang. Warga kerap melangsungkan upacara ritual dengan melarung emas berupa ikan ke Danau Segara Anak untuk menghargai kehadiran Dewi Anjani supaya sekitar lingkungan Gunung Rinjani aman tenteram.

2. Segara Muncar
Legenda Gunung Rinjani Beserta Asal Usul Nama Rinjani
Segara Muncar Lombok

Dari puncak Gunung Rinjani menuju tenggara ada kaldera lautan debu yang diberi nama Segara Muncar. Kabarnya di saat tertentu kelihatan istana ratu jin. Penganutnya dipercaya kelompok jin yang baik. Segara Muncar jadi salah satunya nama tari kontemporer di Lombok yang menceritakan kisah malam pengantin Dewi Anjani.

Warga Sasak yakin jika puncak Gunung Rinjani di jalur pendakian gunung ialah puncak semu, sedang puncak sebenarnya diproteksi supaya tidak terjamah makhluk lain.

3. Gunung Barujari
Legenda Gunung Rinjani Beserta Asal Usul Nama Rinjani
Gunung Barujari, Anak Gunung Rinjani

Gunung Barujari ialah anak Gunung Rinjani di Segara Anak. Menurut keyakinan warga, Gunung Barujari sebagai pusar Gunung Rinjani. Beberapa yakin jika meletusnya Gunung Barujari karena bangsa jin yang ada disitu sedang membuat sesuatu. Ini terlihat dari batu-batuan yang tersusun rapi di sekeliling kaki Gunung Barujari.

4. Danau Segara Anak
Legenda Gunung Rinjani Beserta Asal Usul Nama Rinjani
Danau Segara Anak Gn. Rinjani

Tiap tahun sekitar 2x, warga Hindu Bali lakukan upacara di Segara Anak, sedang warga Sasak dapat melakukan berulang-kali. Danau Segara Anak dipercayai memberikan sebuah peringatan.

Warga yakin bila menyaksikan danau kelihatan luas, karena itu usia akan panjang, begitupula kebalikannya. Mitosnya, siapa saja yang mandi atau berenang di danau harus tahu diri dan tidak punya niat jahat untuk menghindar masalah dari penunggu danau.

5. Air Panas Aik Kalak
Legenda Gunung Rinjani Beserta Asal Usul Nama Rinjani
Air Panas Aik Kalak Lombok

Sumber air panas di lereng Gunung Rinjani ini kabarnya mempunyai kesaktian. Kecuali biasa dipakai beberapa pendaki untuk melepaskan capek, beberapa orang sakti umumnya menguji kemampuan keris dan senjata di sumber air panas.

Mitosnya, bila pusaka tidak berkekuatan, karena itu langsung akan hancur atau bengkok. Demikian pula minyak obat sakral dari minyak kelapa. Bila minyak yang disebutkan Siu Satus Tunggal dipendam dan berganti makin jernih, jadi minyak itu berkekuatan untuk mengobati.

Untuk warga Gumi Sasak, tempat pemandian ini dipercayai sebagai tempat pemandian Adipati Surabaya Raden Mas Jayanegara yang disebut salah satunya tokoh pewayangan di Lombok.

6. Tempatnya Para Wali

Warga Sasak Lombok yakin jika di sekeliling Danau Segara Anak ada sebuah masjid besar yang dibuat para gaib. Kecuali sebagai tempat beribadah, masjik itu kabarnya dipercayai sebagai tempat diselenggarakannya tatap muka beberapa wali baik yang telah tinggal disitu atau beberapa wali yang hidup, tetapi mempunyai kesaktian tembus alam gaib. Beberapa wali berikut yang selalu jaga Gunung Rinjani supaya tidak meletus dan menyengsarakan warga Lombok.

7. Tempat Keramat

Ada banyak lokasi yang disucikan sebagai tempat bertapa dan tempat keramat untuk sempurnakan ilmu. Menurut warga sekitar, pengikut memahami tarekat menjalankan beribadah haji ke Gunung Rinjani, kemungkinan tujuannya sebagai salah satunya perenungan kebesaran Tuhan.

Disamping itu ada wilayah tertentu di lereng Gunung Rinjani yang jangan dimasuki (terlarang) karena dipercaya wilayah menyeramkan, di mana yang memasukinya akan hidup dan tinggal di wilayah jin (hilang).

8. Gua Susu
Legenda Gunung Rinjani Beserta Asal Usul Nama Rinjani
Gua/Gowa Susu Lombok

Gua Susu ada kurang lebih 1 km dari Segara Anak mengikuti jalur pendakian via Torean. Dalam Gua Susu ada air panas dan dari stalagtitnya ada tetes air yang kabarnya terasa seperti susu, terkadang berbeda.

Tempat ini kerap dipakai peribadatan satu kelompok dan meditasi cari kemampuan gaib. Mitosnya, mulut gua susu dipercayai makin lebih lebar bila yang masuk orang baik dan jadi sempit bila yang masuk orang punya niat jahat.

9. Bunga Sandar Nyawa (Edelweiss)
Legenda Gunung Rinjani Beserta Asal Usul Nama Rinjani
Bunga Sandar Nyawa Gunung Rinjani

Semua pendaki gunung tentu tahu bunga abadi namanya latin Anaphalis Javanica ini. Menurut keyakinan warga setempat Gunung Rinjani, tanaman ini ialah tanaman dalam Taman Sari dari kerajaan Jin di alam gaib.

Untuk mendapatkan bunga ini, warga zaman dulu harus berani menaruhkan nyawa, itu penyebabnya bunga ini disebutkan bunga Sandar Nyawa. Mitosnya, bunga ini tak pernah layu dan memiliki umur yang serupa dengan makluk gaib.

10. Larangan Keluh Kesah

Keluh kesah seperti telah mendarah daging pada diri pendaki saat mendaki gunung yang semestinya tidak dilaksanakan di gunung mana saja. Tetapi, tidak boleh berkeluh kesah di Gunung Rinjani. Keyakinan yang berkembang berkaitan dengan Gunung Rinjani ialah masalah kekhawatiran. Mitosnya, jika mengkhawatirkan suatu hal saat ke Gunung Rinjani, kabarnya kekhawatiranya menjadi Nyata.

Legenda Gunung Rinjani Beserta Asal Usul Nama Rinjani
Mitos Larangan Keluh Kesah Gn . Rinjani